
SMA Negeri 15 Surabaya menerima kunjungan Studi Tiru dari SMA Negeri 26 Maluku Utara sebagai bagian dari upaya penguatan kerja sama antarsekolah dalam meningkatkan mutu pendidikan dan pengelolaan satuan pendidikan. Kegiatan studi tiru ini berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi, serta menjadi wadah berbagi praktik baik yang telah diterapkan di masing-masing sekolah.
Kegiatan diawali dengan sambutan dari pimpinan SMAN 15 Surabaya yang menyampaikan apresiasi dan rasa hormat atas kunjungan rombongan SMAN 26 Maluku Utara. Dalam sambutannya, disampaikan bahwa studi tiru merupakan momentum strategis untuk saling belajar, bertukar pengalaman, dan memperluas wawasan dalam pengelolaan pendidikan yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan kepada peserta didik.
Dalam sesi diskusi dan pemaparan, SMAN 15 Surabaya memperkenalkan berbagai program unggulan sekolah, mulai dari pengelolaan pembelajaran, penguatan karakter peserta didik, implementasi Kurikulum Merdeka, hingga pengembangan kegiatan ekstrakurikuler dan budaya sekolah. Rombongan SMAN 26 Maluku Utara juga berkesempatan menyampaikan pengalaman serta tantangan yang dihadapi di satuan pendidikan mereka, sehingga tercipta dialog yang konstruktif dan saling memperkaya.
Selain sesi diskusi, kegiatan studi tiru juga diisi dengan peninjauan langsung lingkungan sekolah serta pengenalan budaya dan kearifan lokal yang ada di SMAN 15 Surabaya. Salah satu momen yang mencerminkan semangat kebersamaan adalah kegiatan seni budaya, di mana peserta studi tiru dapat menyaksikan sekaligus berinteraksi dengan kegiatan kesenian tradisional sebagai bagian dari penguatan karakter dan pelestarian budaya di lingkungan sekolah.
Melalui kegiatan studi tiru ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang berkelanjutan antara SMAN 15 Surabaya dan SMAN 26 Maluku Utara. Pertukaran praktik baik yang dilakukan diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan program sekolah, peningkatan mutu pembelajaran, serta penguatan budaya sekolah yang positif di masing-masing satuan pendidikan.







