Agenda
26 May 2017
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10

Program BRIDGE dengan Australia :

The Australia-Indonesia BRIDGE Project aims to increase knowledge and understanding between Australia and Indonesia through school-to-school partnerships that link students in both countries. The Australia Indonesia Institute (AII) has received funds from The Myer Foundation and AusAID to support the BRIDGE project. The Asia Education Foundation (AEF) manages the project.


Program PASCH SCHULE dengan Jerman :

Sejak tahun 2008 SMA Negeri 15 menjadi anggota  Pasch – Schule(Sekolah Mitra masa depan),satu diantara 28  Pasch - Schule yang ada di Indonesia(Pasch - Schule  adalah sekolah mitra yang beranggotakan 1500 sekolah di seluruh dunia yang dibentuk oleh menteri luar negeri dan menteri pendidikan jerman, dengan bahasa persatuannya adalah bahasa jerman

Banyak sekali fasilitas yang kami peroleh dari negara jerman setelah menjadi anggota Pasch-Schule.

  1. Mulai dari penerimaan buku pelajaran, buku cerita, buku pengetahuan tentang jerman, kaset, cd dan masih banyak lagi baik dalam bahasa indonesia maupun dalam bahasa jerman.
  2. Kami sebagai guru bahasa jerman juga mendapat kesempatan untuk menambah pengetahuan kami dan juga memperbaiki bahasa jerman kami di jerman dengan gratis, dapat mengikuti seminar-seminar di negara yang berbahasa jerman ataupun di negara negara anggota Pasch-Schule, antara lain, di Thailand, dan juga mengikuti Hospitasi (magang) ke sekolah2 yang ada di jerman.
  3. Kepala sekolah selama 10 hari di berangkatkan  ke Jerman
  4. Dan tidak kalah pentingnya, siswa kami juga mendapat kesempatan untuk mengikuti Sommer dan Wintercamp di jerman, di Thailand dan juga di India.
  5. Telah ada 22 siswa kami yang mengikuti Sommer dan Wintercam di jerman, 4 siswa yang ke Thailand dan 1 siswa ke india.

Pemberian bea siswa untuk siswa, antara lain: 1 siswa memperoleh bea siswa di SGU (Schweiz Germany Universitaet) di Tangerang Jakarta, dan juga 1 siswa di Student College (Student College di BSD, yang sekarang siswa tersebut telah lulus dari Student College dan melanjutkan kuliah di Mannheim jerman.

Pengaruh Pasch terhadap pembelajaran bahasa jerman di sekolah kami.

Dengan adanya siswa yang diberi kesempatan untuk pergi ke jerman,maka minat untuk belajar bahasa jerman disekolah kami sangat luar biasa.

Oleh karena itu,kami mengadakan kelas intensif untuk pelajaran bahasa jerman,karena siswa harus menempuh ujian A1 dan A2,bahkan B1 untuk dapat terpilih sebagai siswa yang menerima bea siswa untuk sommercam atau wintercam.

Bahasa jerman diajarkan mulai kelas 10 sampai dengan kelas 12, 2 jam pelajaran setiap minggu,karena itu siswa yang berminat mengikuti sommercsamp harus mengikuti pelajaran tambahan di kelas intensif.

 Yang telah kami lakukan dan yang kami rencanakan selama kami menjadi sekolah pasch.

  1. Beberapa siswa kami telah menempuh dan lulus A1,A2 dan beberapa B1.
  2. Pembimbingan oleh penutur bahasa ibu.
  3. Pelatihan selama 2 bulan untuk guru bahasa jerman di sekitar surabaya dengan nara sumber Wolfgang Brauner,nativ dari jerman  untuk SMA Negeri 15 Surabaya
  4. Mengikuti acara yang di adakan oleh Pasch,misalnya mengorganisir pelaksanaan kedatangan Band Fotos dan juga Rapper Beat und Gretes dan juga Uwe Kid,dan juga Band Uwe Ka
  5. 2 kali mengadakan seminar untuk guru bahasa jerman di Jawa Timur dengan nara sumber para nativ pada akhir kunjungan mereka di surabaya.

Mengorganisir pertemuan Nativ (Wolfgang Brauner) dengan mahasiswa Unesa  di Unesa (Universitas Surabaya) jurusan bahasa Jerman.